English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
1 2 3 4
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trick. Tampilkan semua postingan

Tips Rumah Cantik dengan Pagar Tanaman




Gerakan Back to Nature sudah menjadi gaya hidup dengan serba natural, alami, penuh pesona asri, dan ramah lingkungan. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan sejuk, pagar tanaman juga berkesan indah artistik. Setelah pucuk tumbuh bertunas, tanaman kemudian diatur dan dipangkas hingga membentuk "bangunan" yang cantik. Ada pula pagar tanaman yang berbunga, mekar, hingga menampilkan kesan semarak dan energik. 

Bahkan, sebetulnya leluhur kita sudah mempraktikkan membuat pagar tanaman, bukan sekedar dimaknai keindahannya, namun lebih sebagai bahan pengobatan alternatif. Orang Jawa tempo lalu, misalnya, suka menanam beluntas sebagai pagar tanaman. Semua tahu, beluntas juga dapat dipakai untuk sayur dan penyembuhan tradisional. Orang Sunda, misalnya, punya tradisi menanam hanjuang merah sebagai tanaman pagar. Dan hanjuang merah "dipercaya" sebagai tanaman tolak bala pengusir roh-roh jahat.

Pilih Bibit Kecil
Bagaimana cara menanam pagar tanaman? Cangkul tanah sedalam 20 cm dan bentuk lubang tanam, tergantung selera Anda. Bisa dibuat sederhana seperti empat persegi panjang memanjang, atau dipotong-potong kubus atau segi enam tapi menyambung, misalnya. Biarkan lubang tanam terbuka sekitar 2 minggu, sementara tanah cangkulan diberi pupuk organik sebanyak 2 - 4 kg/m2, juga 30 gram NPK (15 ¬ 15 - 125)/m2. Atau Urea, TSP dan KCL masing-masing 10 gram/m2. setelah 2 minggu, tanah cangkulan yang diberi pupuk tersebut dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam, lalu biarkan lagi selama 2 minggu.

Berikutnya, pilih bibit dari jenis tanaman yang akan ditanam. Sebaiknya pilih bibit yang masih kecil ketimbang yang sudah besar. Buat lubang kecil, dan masukkan bibit. Tekan tanah sekitar pangkal bibit, beri ajir dan ikat bibit pada ajir itu. Setelahnya, siram sampai basah.

Agar pagar tanaman tumbuh subur, sebaiknya setiap bulan diberi pupuk. Untuk tanaman pagar berbunga, gunakan pupuk NSK (15 ¬ 25 - 15) yang kandungan P-nya tinggi. Sedangkan untuk pagar tanaman yang berdaun, gunakan pupuk NPK (25 ¬ 15 - 15) yang kandungan N-nya tinggi. Di samping pemupukan, lakukan juga penyiraman, terutama di musim kemarau bisa disiram 2 kali pagi dan sore.

Pangkas Memangkas
Kecantikan pagar tanaman juga bisa diperoleh lewat pemangkasan, yakni kegiatan pangkas-memangkas batang dan daun tanaman. Malas memangkas, maka tanaman akan tumbuh malang melintang tak karuan dan menambah kesan jorok. Tujuan semula untuk menciptakan keindahan, bsia-bisa menghasilkan sebaliknya, jorok tak terurus.

Kenapa harus dipangkas? Pertama, supaya selalu tumbuh tunas-tunas baru, dan membuat tanaman jadi rimbun teratur. Yang kedua untuk mendapatkan bentuk pagar tanaman yang indah, rapi dan sehat. Pemangkasan sebaiknya dilakukan sekurang-kurangnya 2 minggu atau 3 minggu sekali. Jangan terlalu lama (lebih 1 bulan), sebab selain lebih sulit memangkas, juga sulit membentuk tanaman tersebut.

Bagaimana kiat memangkas yang benar? Siapkan 2 buah bambu dan tali rafia. Tancapkan bambu tersebut pada ujung-ujung pagar tanaman. Ikatkan tali rafia pada bambu di sebelah ujung pagar tanaman dengan tinggi tergantung selera dan kebutuhan, lantas tali rafia ditarik dan diikatkan pada bambu yang berada di ujung lainnya. Tampaklah batas bentangan tali rafia tersebut. Dan di sanalah Anda bisa mencukur tanaman. Demikian seterusnya. Gampang bukan?

Next

Tips Meninggalkan Rumah Saat Berlibur




Menyambut hari libur panjang banyak orang yang merencanakan untuk bepergian bersama keluarga. Jika Anda termasuk orang yang ingin menghabiskan masa libur di luar kota, tentu meninggalkan rumah dalam keadaan kosong membuat was-was.

Agar liburan Anda terasa nyaman dari pikiran-pikiran yang menggangu berikut tips yang dapat anda lakukan :

  1. Tempat Sampah
    Pastikan tempat sampah di dalam rumah sudah dibersihkan, jangan biarkan ada sampah selama Anda meninggalkan rumah.
     
  2. Pot Tamanan
    Pindahkan tanaman dan bunga dalam pot ke tempat yang terkena matahari dan tersiram hujan.
     
  3. Mobil
    Cabut aki mobil jika Anda ingin berpergian dalam waktu yang lama dan titipkan kuci pada tetangga yang Anda percaya. Jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat, mobil Anda masih dapat diselamatkan.
     
  4. Pintu Otomatis
    Beralihlah ke sistem manual dan matikan semua panel otomatis agar tidak disalahgunakan orang seperti pagar dan garasi.
     
  5. Lampu 
    Matikan seluruh lampu-lampu rumah, lampu kamar tidur, kamar mandi, gudang, ruang makan, dapur, kecuali lampu teras. Karena rumah yang gelap tanpa peneragan lampu teras dapat memancing orang untuk berbuat jahat.
     
  6. Lemari Es
    Makanan yang cepat membusuk di dalam lemari es seperti buah, dan sayur sebaiknya dikeluarkan, dan bersihkan lemari es Anda.
     
  7. Perabot Makan dan Memasak
    Perabotan masak yang telah digunakan dicuci bersih dan letakkan ditempatnya. Bersihkan juga perangkat makan, taplak meja, alas piring dan susun dengan rapih.
     
  8. Alat Elektronik
    Periksa apakah semua alat elektronik sudah dalam keadaan mati atau tidak, jangan tinggalkan rumah kosong dengan alat listrik menyala seperti kompor listirk, setrika, televisi, dan lain-lain.
     
  9. Air
    Tutup aliran air dengan sempurna agar tidak ada masalah banjir selama Anda tinggalkan. Periksa apakah mesin air masih terhubung dengan listrik atau tidak, jika iya lepaskan.
     
  10. Barang BawaanHitung jumlah tas dan barang apa saja yang Anda bawa, pastikan jumlahnya tidak berkurang selama diperjalanan atau sampai di tujuan. Terkadang kelalaian kita dalam mengemas barang dapat berakibat fatal.
     
  11. Perlengkapan Pribadi
    Periksa obat-obatan pribadi, alat P3K, surat jalan, tiket, kartu identitas, kartu kredit, uang tunai sebelum Anda berpergian.
     
  12. Pintu dan Jendela
    Pastikan pintu dan seluruh jendela terkunci rapat. Kunci pintu dari bagian dalam dan luar. Jika Anda memiliki sistem pengaman alarm pintu dapat dikaitkan selama Anda bepergian. Dan terakhir.
     
  13. Minta Bantuan Tetangga
    Mintalah bantuan tetangga Anda untuk sesekali mampir kerumah memeriksa pintu dan sekitar rumah Anda. Jika ada hal-hal yang mencurigakan mintalah ia untuk menguhubungi Anda dan pengurus RT setempat.

Selamat Berlibur.
Next

Mencegah Kebocoran di Musim Hujan


Atap rumah memiliki peranan penting dalam menjaga air hujan agar tidak masuk ke dalam rumah, untuk itu dalam mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan atap rumah sudah harus direncanakan sejak awal.

  1. Periksalah bagian atap rumah apakah ada bagian yang lepas, asbes yang bocor, atau ada genteng yang harus diganti.
     
  2. Untuk atap yang terbuat dari beton, asbes, atau sirap perhatikan adanya kemungkinan retak halus, jika ada lapis dengan kawat kasa  dan lem waterproof. Untuk retak berukuran besar, harus dibuka dan diplester kembali. 
     
  3. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan rutin 2 atau 3 bulan sekali untuk mencegah kebocoran akibat retak halus. Biasanya setelah 3 atau empat kali hujan besar baru terlihat adanya bocor dan air yang merembes, jika dibiarkan bisa membuat atap lapuk.
     
  4. Sudut-sudut antara tembok dan atap diperiksa ulang lantaran plester semen dan atap biasanya sering terjadi bocor. Plafon yang lembab akibat rembesan air juga perlu diganti, perbaiki sedini mungkin untuk meminimalkan biaya dan keselamatan orang di rumah. 
     
  5. Gunakan alumunium foil ukuran 1 - 2 mili sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Ini berfungsi untuk melindungi plafon dari tetesan air akibat pemasangan genteng yang kurang sempurna disamping mengurangi penyerapan panas.
     
  6. Sudut kemiringan genteng terkadang diabaikan ketika membangun rumah, sudut ini berfungsi untuk membentuk ketahanan terhadap hujan. Misalnya untuk genteng keramikmembutuh kan sudut kemiringan lebih dari 30 derajat, sedangkan asbes 15 derajat. Gunakan lidah atap dengan panjang dan lebar yang telah disesuaikan untuk melindungi lantai teras dan dinding dari tampias hujan angin.
     
  7. Pemakuan asbes yang tidak benar akan menimbulkan titik-titik rembesan baru, perhatikan cara pemasangan baut atau paku. Asbes tidak dapat dipaku dengan menggunakan paku sembarangan, gunakan paku khusus asbes dan sebelumnya harus dibor dulu, dipasang paku yang sudah dilapisi karet dan dipelingkut pada area paku.
     
  8. Atap rumah yang sesuai untuk daerah tropis berbahan genteng keramik karena bersifat liat sehingga mampu menghadapi perubahan cuaca dan suhu.
Next

Tips Menata Rumah Mungil


Rumah merupakan tempat istirahat setelah lelah seharian beraktifitas. Rumahku Istanaku, istilah tersebut memang tepat untuk menggambarkan betapa rindunya kita akan rumah yang nyaman, namun jika rumah terlalu kecil dan mungil dapatkah dibuat menjadi istana yang nyaman? Ikuti tips berikut.

Memiliki rumah yang mungil bukan berarti Anda tidak dapat menikmati kenyamanan. Kesan indah, rapih, dan lapang masih dapat anda dapatkan jika mengetahui triknya.

Agar rumah mungil Anda terliahat lapang dan nyaman, berikut tips yang dapat Anda lakukan :

  1. Manfaatkan ruangan kosong seefisien mungkin. 
    Ruang-ruang kosong yang tidak terisi dapat anda gunakan sebagai tempat meletakkan barang. Di bawah tangga misalnya, dapat anda isi dengan perabot atau perkakas yang sering anda gunakan sehari-hari seperti alat berkebun, perkakas tukang, rak sepatu, dll., namun hindarkan menumpuk barang sehingga ruangan akan terlihat tidak rapih dan padat.
  2. Mainkan pencahayaan lampu di dalam rumah. 
    Cahaya lampu yang dapat anda gunakan yaitu kuning dan putih. Lampu kuning akan memberikan kesan hangat, segar, alami dan romantis. Sedangkan lampu putih akan memberi efek formal, dingin, luas, dan bersahabat.
  3. Peletakan jendela dan pemilihan kaca. 
    Pengaturan posisi jendela dan kaca yang digunakan juga sangat  penting dalam membuat rumah anda terlihat lebih luas. Hindari menggunakan ukuran jendela yang besar dan kaca yang terlalu banyak motif. Pada saat membangun rumah posisi jendela harus dipasang pada posisi yang tepat agar sinar matahari dapat bebas masuk dan membantu sirkulasi rumah sehingga memberikan kehangatan dan memperluas pandangan.
  4. Pemilihan warna cat atau kertas dinding. 
    Ada baikknya anda memilih warna dinding yang terang dan cerah untuk menghindarkan rumah terlihat sempit. Jika ingin menggunakan kertas dinding (wallpaper), pilihlah yang bermotif garis-garis tipis, atau kotak-kotak kecil.
  5. Tangga rumah.
    Untuk rumah yang terdiri dari dua lantai, tangga sebaikknya dipilih dari bahan logam karena lebih ringan dan ramping.
  6. Bahan dan bentuk mebel rumah.
    Pergunakan mebel atau perabot rumah tangga yang berdesain simpel dan warna yang menyerupai warna dinding. Selain tidak menghasilkan efek sempit dan berat, perabot tersebut akan mempermanis pandangan di dalam ruangan.
Next

Tips Memilih Rumah

Jika ingin membeli rumah sebaiknya kita benar-benar memahami kebutuhan dan keinginan kita untuk menjadikan rumah yang sesuai dengan harapan kita dan keluarga:
  1. Pilihlah rumah yang telah dibangun dengan developer yang sudah berpengalaman. Dan kalaupun ingin memakai jasa kontraktor murah sebaiknya benar-benar dipikirkan ribuan kali agar tidak terjebak dengan bentuk rumah yang jauh dari harapan.
  2. Usahakan rumah tidak berdekatan dengan sampah, gardu listrik, kuburan (kecuali anda ingin harga yang hemat),dan sungai yang banyak sampah sewaktu-waktu dapat mengakibatkan banjir.
  3. Rumah yang baik adalah rumah yang disekelilingnya rindang dan banyak pohon.
  4. Jangan mudah terpengaruh dengan harga murah, karena harga yang murah jika dikaji ulang bisa jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan kualitas yang kita inginkan.
  5. Rumah yang baik adalah yang tidak tusuk sate atau terpapar oleh matahari langsung.
  6. Sebaiknya sebelum membeli rumah kita lebih dulu bertanya dengan tetangga atau masyarakat sekitar tentang kondisi rumah yang akan kita beli. Jika rumah bekas apakah ada hal-hal yang patut dicurigai?. Percaya atau tidak sebuah rumah dapat memberikan kesan negatif atau positif juga kesan horor bagi pemiliknya kelak.
  7. Mintalah secara mendalam informasi yang penting kepada pihak Marketing dan ada baiknya pihak Marketing adalah orang yang benar-benar dapat anda percaya.
Next
 
VILLA PEDURENAN INDAH 2 | by Maman Lukman ©2011